Thin Client Solution


Solusi Thin Client adalah solusi untuk memberdayakan beberapa hardware dengan spesifikasi rendah dan sebuah komputer Utama dengan spesifikasi tinggi untuk menjalankan proses komputasi dengan memanfaatkan kemampuan software untuk membuat beberapa virtual client yang dapat diopearsikan secara simultan. Sebagian besar proses perhitungan dilakukan oleh komputer Pusat, komputer client hanya menampilkannya saja.

Kita ingat sewaktu Server Novell Netware yang terkenal dengan Thin Client dengan memanfaatkan BOOTROM pada Lancard yang di isi dengan image dos sehingga dapat melakukan interkoneksi dengan Novell Server. Pada system Novel protocol yang dipakai adalah IPX/SPX sehingga performance Thin Client terasa sangat cepat dan merupakan protocol yang terbaik dan tercepat apabila dijalankan pada jaringan Local (LAN).

Seiring dengan perkembangan jaringan, protocol TCP/IP kemudian menjadi lebih baik karena sangat kecil sehingga dapat dilewatkan melalui jaringan yang lebih besar dari LAN yaitu WAN dan internet. sehingga IPX/SPX pun kemudian jarang dipakai lagi. Perkembangan HUB yang kemudian dikembangkan menjadi switching kemudian juga menjadi masalah bagi protocol IPX/SPX, tetapi sebaliknya Switching sangat baik untuk jaringan yang menggunakan TCP/IP sehingga perlahan Operating system Novell pun ikut memakai TCP/IP.

Solusi Thin Client kemudian juga berkembang dengan adanya system kompresi dan encripsi seperti Citrix, yang memungkinkan data frame dapat dikirm melalui jaringan internet yang kecil (per client hanya membutuhkan 9,600bps). Solusi Citrix banyak dipakai oleh perusahaan besar untuk meminimalisasi maintenance komputer yang biasanya berjarak sangat jauh. Sayang Citrix dijual dengan lisensi yang sangat mahal, USD200 -an per client.

Saat ini operating system seperti Windows pun dapat dijalankan dengan Thin Client, beberapa produsen hardware juga ada membuat sendiri model PC Thin Client, seperti Compaq dan IBM dengan menanamkan software embeded sehingga dapat dihubungkan dengan server Novell ataupun windows. Secara standard Windows Server menggunakan protocol RDP dan Terminal Service untuk jaringan Thin Client-nya. PC Terminal memanfaatkan BOOTROOM atau LANCARD dengan fasilitas PXE BOOT dan mengambil image dari Windows Server melalui TFTP server. Pada Windows 200 server fasilitas terminal Service ini free tetapi pada Windows 2003 Terminal Service harus membayar lisensi.

Pada Operating system Linux kita banyak mendengar LTSP www.ltsp.org ( Linux Terminal Server Project) yang memungkinkan kita membuat Thin Client Linux tanpa membayar lisensi. Anda juga dapat mencoba thinstation thinstation.sourceforge.net , PXES pxes.org , 2X www.2x.com , NX server nomachine.com (untuk windows berbayar “mahal”), BeTwin www.thinsoftinc.com .

Solusi Thin Client dipakai dengan beberapa alasan penting, yaitu :

  • Meminimal maintenance pada system, dimana hanya dibutuhkan 1 buah Server dan PC terminal lain diskless.
  • Workstation, menjadikan PC terminal hanya untuk melakukan pekerjaan penting saja.
  • Memanfaatkan hardware lama (spesifikasi rendah)
  • Menghemat lisensi
  • Menghemat penggunaan daya listrik (pada beberapa hardware Thin client embeded terkini)
  • Kekurangannya jika PC Utama rusak, maka Thin client akan tidak berfungsi semua. Tetapi hal ini dapat cepat diperbaiki atau sediakan backup unit.

http://bisniskomputer.com/content/view/42/201/

Explore posts in the same categories: Komputer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: